MEDIA DEMOKRASI, Jakarta – Kekhawaturan adanya prank jadwal liga disampaikan kubu PSIS Semarang. Hal itu menyikapi pernyataan PT LIB yang memastikan Liga satu digelar 20 Agustus. Nyatanya, hari ini Jumat (6/8/2021) Polri memastikan belum mengeluarkan izin penyelenggaraan kompetisi itu.
"Belum, kami belum mengeluarkan izin. Kami prinsipnya menunggu konfirmasi dari Satgas Covid," komentar Asisten Kapolri bidang Operasi (Asops), Irjen Imam Sugianto. Ia tidak menyangkal pihaknya sudah bertemu dengan PT LIB, tapi tidak memutuskan apapun.
Menurut Imam, bahwa sejauh ini Polri masih berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 terkait dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Jika Satgas merestui, maka kepolisian juga akan langsung memberikan izin. Kajian terkait dengan penyelenggaraan itu masih dilakukan.
"Nanti Satgas Covid merekomendasikan seperti apa. Kalau itu sudah oke, kami tidak ada alasan untuk tidak membantu mengeluarkan (izin)," imbuh Imam.
Sebelumnya, Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri mengenai gelaran Liga 1. Sudjarno menyebut koordinasi ini lanjutan dari komunikasi intensif yang terus dijalin kedua belah pihak dalam beberapa bulan terakhir.
Pasalnya, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum mendapatkan rekomendasi dari Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Ganip Warsito, yang juga merangkap sebagai Ketua Satgas COVID-19.
Lantas kenapa PT LIB berani memastikan Liga 1 digelar 20 Agustus? Ternyata, mereka berpegang pada aturan terdahulu. "Izin kepolisian yang lama belum dicabut dan masih berlaku. Kami masih berpegangan pada izin dari Kapolri pada Mei 2021," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita. (sn)
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer