MEDIA DEMOKRASI, Banjarmasin - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mewajibkan setiap dosen melakukan penelitian kompetitif guna mendongkrak suara penelitian berupa publikasi internasional.
"Program penelitian ini dilaksanakan secara kompetitif berdasarkan seleksi proposal penelitian yang diajukan oleh dosen atau tim kelompok peneliti," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ULM Prof Sunardi di Banjarmasin, Minggu (1/04/2024).
Setiap dosen menerima dana penelitian yang nantinya digabung, kata dia, lalu kemudian bisa mengusulkan satu proposal untuk satu kelompok.
Ia menjelaskan beberapa karakteristik penelitian kompetitif antara lain bersifat multidisiplin, menghasilkan produk, inovatif, berkualitas, dan berdaya saing, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penguatan kedaulatan nasional.
Sunardi mengatakan skema penelitian kompetitif dalam prosesnya dilaksanakan penuh kompetitif oleh penilai internal dan eksternal untuk menjaga kualitas dan transparansi.
"Karena penelitian yang dihasilkan menjadi solusi inovatif mengatasi permasalahan strategis nasional, serta untuk kepentingan pembangunan nasional," ucapnya.
Diketahui ULM sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggul di Kalimantan Selatan (Kalsel) secara rutin menyediakan dana untuk riset internal yang dilakukan oleh dosen melalui dana PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).
Tahun ini ULM memiliki dua skema penelitian yang harus dilakukan oleh dosen yakni penelitian kompetitif dan penelitian non kompetitif atau penelitian wajib.
Alhasil selain memikirkan penelitian wajib yang harus dilaksanakan, kata dia, penelitian kompetitif juga suatu kewajiban yang harus dipenuhi dosen. (ANT)
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer