Pemerintah Gencar Integrasikan Ekonomi Lewat Program Peternakan Rakyat

MEDIA DEMOKRASI, Jakarta - Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Ferry Irawan menyampaikan, pihaknya kian gencar mengintegrasikan kegiatan pemberdayaan ekonomi dan keuangan inklusif melalui program peternakan rakyat.

“Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan literasi keuangan dan keterampilan wirausaha khususnya bagi para peternak sebagai salah satu upaya transformasi ekonomi yang inklusif dan produktif dengan meningkatkan transfer of knowledge dan teknologi serta pendampingan kemitraan,” kata Ferry di Jakarta, Sabtu (16/12).

Strategi tersebut dilancarkan guna mencapai tingkat inklusi keuangan sebesar 90 persen pada 2024.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa upaya meningkatkan skala usaha dengan bermitra bersama BUMN diharapkan mampu mengakselerasi klaster peternakan rakyat.

Selain itu, optimalisasi hasil produksi juga terus didorong melalui pengelolaan pasokan dan permintaan yang baik, mempermudah penyaluran subsidi, serta mendorong regenerasi dengan melahirkan peternak milenial.

Kemudian, peningkatan pembiayaan bagi kelompok peternak juga terus diupayakan oleh pemerintah melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga yang relatif rendah.

Terkait dengan akses pembiayaan tersebut, Pemerintah juga memanfaatkan digitalisasi sebagai opsi baru bagi masyarakat.

Menurut Ferry, pemanfaatan digitalisasi mampu mendorong inklusi keuangan yang akan berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi secara menyeluruh.

"Untuk itu akselerasi keuangan digital menjadi salah satu strategi pengembangan peternak rakyat," ujarnya.

Adapun penyediaan akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal memainkan peranan penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik akses terhadap penempatan dana maupun pembiayaan usaha di lembaga keuangan formal. (ANT)

Redaksi
602

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer