ASWBI dan GSWI Bersatu Majukan Sepakbola Wanita

MEDIA DEMOKRASI, Palangka Raya - Melalui pertemuan virtual para pengurus teras pada Senin (2/8/2021), Gerakan Sepakbola Wanita Indonesia (GSWI) dan Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia (ASBWI), sepakat bersatu memajukan sepakbola wanita.

Gerakan Sepakbola Wanita Indonesia (GSWI) sendiri resmi dideklarasikan di Hotel Pakons Prime, Tangerang, Banten, 6 Juni lalu. Hanya dalam kurun waktu sebulan, kini sebanyak 23 provinsi telah terbentuk, lengkap dengan sekretariat dan susunan kepengurusan. Ditargetkan, akhir Agustus nanti di seluruh provinsi telah terbentuk perwakilan GSWI.

Hal itu disampaikan Sekjen PP GSWI Hatir Sata Tarigan saat audensi dengan pengurus Asosiasi Sepakbola Wanita Indonesia. Pertemuan online ini diikuti Ketum ASBWI Papat Yunisal, Waketum Zulkarnaen, dan sekertaris Souraiya Farina yang juga Head of International Relation di PSSI. Hatir juga menyampaikan rencana gelaran GSWI Cup I, akhir tahun ini.

GSWI berharap even bakal digelar sebelum Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Sedangkan untuk fase semifinal dan final GSWI Cup I, dijadwalkan berlangsung di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. Seperti diketahui, Ketua Umum GSWI adalah H. Nadalsyah, Bupati Barito Utara.

Beberapa provinsi sudah ancang-ancang melakukan seleksi di daerah masing-masing. Namun untuk daerah tertentu belum dimulai lantaran adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). "Sumatera Utara bahkan sudah selesai melaksanakan kejuaraan di daerah, yang lain nanti setelah PPKM,"ujar Hatir.

Dalam kesempatan Itu, Hatir mengucapkan terimakasih karena ASBWI telah mengundang GSWI melakukan audiensi, kendati secara zoom meeting. Ia berharap GSWI dan ASBWI dapat bergandengan tangan memajukan sepakbola wanita, karena memiliki tujuan yang sama untuk mengangkat sepakbola wanita.

Sementara itu Waketum ASBWI Zulkarnain memberi apresiasi karena GSWI di seluruh kabupaten/kota sudah mulai terbentuk. Ia menilai GSWI suatu gerakan yang positif dan perlu didukung agar selaras dengan program PSSI. "Kami berharap GSWI dapat menghasilkan timnas sepakbola wanita. Tentu saja untuk menghasilkan prestasi, harus memiliki sistem pembinaan terstruktur," ucapnya.

Para pengurus ASBWI meminta dilakukan pertemuan kembali dengan GSWI baik secara online dan offline, untuk menyamakan persepsi. (TR)

 

Redaksi
805

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer