MEDIA DEMOKRASI, Jakarta - Menunggak gaji 3 bulan, Oldrich Duda selaku pemilik FK Senica, dipaksa meninggalkan klub. Di antara pemain yang jadi korban adalah bintang asal Indonesia, Egy Maulana Vikri.
Dalam beberapa hari terakhir, dinamika memang sedang terjadi di FK Senica.
Setelah klub mengumumkan kepergian Oldrich Duda, konon ada konsorsium yang diisi sekelompok pengusaha datang untuk mengambil alih.
Mereka siap menanggung kewajiban klub asal Pohronie tersebut. Di antara para pengusaha itu, konon ada yang berasal dari Indonesia. Sinyalnya, bendera Indonesia dikibarkan dalam kantor klub, seusai dilakukan take over.
Ditinggal Top Scorer
Krisis ini tentu agak menenangkan Egy. Eks pemain Lechia Gdansk di Liga Polandia itu nyatanya telah kehilangan kawan akibat krisis finansial klub.
Belum sepekan kasus keuangan mencuat, FK Senica mengonfirmasi jika striker utama mereka, Elvis Mashike Sukisa, hengkang ke tim rival, MSK Zilina.
Dilaporkan media Slowakia, Sport Aktuality, FK Senica telah menunggak gaji pemain hingga 3 bulan.
Dengan temuan kasus ini, maka FK Senica kemungkinan bisa diberi sanksi oleh FIFA maupun Federasi Sepak Bola Slowakia (SFZ).
Pemain-pemain FK Senica dari Repbulik Ceska telah dikabarkan telah melaporkan kasus ini ke Asosiasi Pemain Sepak Bola Rep. Ceska (CAFH). Mereka menuntut haknya.
Elvis Mashika yang jadi top scorer FK Senica dengan 7 gol, memilih tak memperpanjang kontrak setelah gajinya selama 3 bulan ditunggak.
Yang pasti, kepergian sang pemilik, Oldrich Duda, dengan setumpuk utang telah membuat suasana klub kurang kondusif.
Sebelum pemilik baru aktif, manajemen berusaha membayar sebagian gaji. Hal ini dilakukan agar mereka tak kehilangan pemain lagi.
Untungnya sebagian besar pemain tetap loyal. Buktinya, FK Senica baru saja menang 1-0 atas Liptovsky Mikulas pada pekan ke-17 Liga Slowakia 2021-2022.
Kemenangan itu mengakhiri tren buruk FK Senica yang tak menang dalam 8 laga terakhir. Egy sendiri mulai jadi tumpuan utama FK Senica. Ia baru saja mencatatkan 2 gol pertamanya di liga.
Namun perpanjangan kontrak Egy agak terancam. Soalnya, kontrak Egy berakhir Desember 2021 dan belum ada sinyal perpanjangan kontrak dari klub. (SN)
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer