Kemensos Bantu Penyandang Disabilitas yang Alami Kelumpuhan Otak

MEDIA DEMOKRASI, Jakarta - Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Perkasa Palembang menyalurkan bantuan berupa Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada seorang penyandang disabilitas yang mengalami kelumpuhan otak di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Berdasarkan keterangan resmi Kemensos di Jakarta, Kamis (18/1/2024), bantuan tersebut berupa pemeriksaan kesehatan kepada seorang pria bernama M Ali berumur 37 tahun di poli saraf dan poli fisioterapi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Musi Banyuasin.



Ali menghadapi tantangan berat sejak usia enam bulan akibat sering kejang dan demam tinggi hingga berkembang menjadi cerebral palsy atau kelumpuhan otak yang menyebabkan kelumpuhan di kedua kakinya, keterbatasan intelektual, dan ketidakmampuan berbicara.

Dokter yang memeriksa Ali, Dr Nursaenah, Sp.N dari Poli Saraf RSUD Sekayu menyatakan Ali memerlukan pemberian obat kejang selama tiga tahun dalam rangka meningkatkan kualitas hidupnya.

Meskipun direkomendasikan untuk terapi di Sentra Budi Perkasa Palembang, keluarga memilih untuk melakukan kontrol rutin dan terapi ke RSUD Sekayu yang lokasinya lebih dekat.



Kepala Sentra Budi Perkasa Gini Toponindro menuturkan Kemensos telah memberikan beberapa bantuan termasuk memfasilitasi transportasi untuk berobat Ali sekaligus memenuhi kebutuhan dasar dan kewirausahaan bagi Ali.

"Bantuan kewirausahaan untuk menopang perekonomian sehari-hari,” ujar Gini.

Bantuan Atensi yang diberikan berupa nutrisi, dan perlengkapan kebersihan sedangkan bantuan kewirausahaan berupa warung sembako dan makanan ringan.



Selanjutnya, Kemensos akan terus memantau pemberian obat sesuai jadwal observasi, melakukan monitoring pemeriksaan medis lanjut di RSUD Sekayu, serta memantau perkembangan usaha warung ibunya Ali yaitu Fatimah.(ANT)

Redaksi
274

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer