Dinkes Barut Evaluasi Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas

MEDIA DEMOKRASI, Muara Teweh - Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara (Dinkes Barut) melaksanakan rapat evaluasi program kesehatan lingkungan puskesmas untuk keperluan pencegahan dan penananggulangan COVID-19, di aula Setda lantai I, Senin (11/10/2021).

 

Kegiatan rapat ini dibuka Kepala Dinas Kesehatan H Siswandoyo dan dihadiri Sekretaris Dinkes Pariadi, Kabid PSDK Ruyanto, Kabid Kesmas Enny Franziah serta pengelola program 17 Puskesmas se Barito Utara.

 

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo saat membukan kegiatan mengatakan dalam pelaksanaannya pembangunan kesehatan diselenggarakan berdasarkan asas perikemanusiaan, pemberdayaan dan kemandirian serta adil dan merata dalam mengutamakan aspek mamfaat utamanya bagi kelompok rentan seperti ibu, bayi, usia lanjut serta keluarga tidak mampu.

 

“Puskesmas adalah unit pelayan teknis Dinas Kesehatan Kabupaten yang bertanggung jawab terhadap pembangunan kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing,” katanya.

 

Dikatakan Siswandoyo, kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam kehidupan sosial kemasyarakatan bahkan merupakan salah satu usur penentu atau determinan dalam kesejahteraan penduduk.

 

“Dimana lingkungan yang sehat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk kenyamanan hidup dan meningkatkan efesiensi kerja dan belajar,” kata dia.

 

Lebih lanjut Kadis Kesehatan mengatakan, program kesehatan adalah salah satu program puskesmas yang berupaya untuk menciftakan kondisi lingkungan yang mampu menopang keseimbangan ekologi yang dinamis antara manusia dan lingkungan untuk mendukung tercapainya kualitas hidup manusia dan lingkungan untuk mendukung tercapainya kualitas hidup yang sehat dan bahagia.

 

Selain itu juga ucapnya, program kesehatan lingkungan adalah upaya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan melalui upaya sanitasi dasar, pengawasan mutu lingkungan dan tempat-tempat umum.

 

“Seperti pengendalian pencemaran lingkungan dengan meningkatkan peran serta masyarakat dan keterpaduan pengelolaan lingkungan melalui analisis dampak lingkungan serta program stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS),” ungkapnya.

 

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Enny Franziah menyampaikan laporannya pada kegitaan tersebut mengatakan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya kegiatan evaluasi program kesehatan lingkungan puskesmas ini adalah agar peserta yang mengikuti kegiatan ini mampu meningkatkan pelaksanaan dan capaian program kesehatan lingkungan.

 

Selain itu kata dia pada peserta mampu meningatkan capaiaan program pengawasan kualitas air, pengawasan makanan dan minuman, pengawasan tempat-tempat umum, akses sanitasi terhadap jamban sehat, pengelolaan limbah medis serta pengembangan kabupaten kota sehat.

 

“Dapat mempercepat pengiputan program penyehatan lingkungan dengan aplikasi Monev HSP, E- Monev TFU, E-Monev PKAM dan STBM Smart,” tandasnya.

 

Pada kegiatan itu juga Kadis Kesehatan mengapresiaasi kepada puskesmas yang telah melaksanakan pengiputan terbanyak E-Monev Kesehatan Lingkungkungan yang diserahkan kepada pemegang program kesling yaitu, puskesmas Muara Teweh, Puskesmas Lanjas dam Puskesmas Pir Butong.

 

 

Sumber : KALTENG SATU

 

Redaksi
100

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer