Pelanggaran TNI di Kalimantan Tengah Turun 5,62 Persen

MEDIA DEMOKRASI, Palangka Raya - Kodam XXII/Tambun Bungai menyatakan jumlah pelanggaran prajurit dan PNS TNI di Provinsi Kalimantan Tengah mengalami penurunan 5,62 persen atau berdasarkan hasil Operasi Penegakan Ketertiban pada 2024 sebanyak 456 kasus, menjadi 432 kasus di 2025.

"Sementara perkara Operasi Yustisi menurun signifikan dari 925 kasus menjadi 459 kasus," kata Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Budhi Utomo di Palangka Raya, Sabtu (14/2/2026).

Dia mengungkapkan, meski angka pelanggaran menurun, pengawasan dan penegakan hukum tidak boleh kendur. Seluruh satuan diminta terus menjaga konsistensi pembinaan untuk mempertahankan tren positif tersebut.

“Kita tidak boleh lengah. Penurunan ini harus dijaga dengan pengawasan melekat dan penegakan hukum yang tegas, adil, serta berkelanjutan,” ucapnya.

Ia menambahkan, tantangan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu, pencegahan pelanggaran berbasis digital menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi tahun ini.

“Fokus penindakan diarahkan pada pelanggaran seperti judi online, pinjaman online ilegal, serta pelanggaran etika di media sosial yang dapat mencoreng citra institusi,” ujarnya.

Selain menjaga disiplin hukum, Budhu juga mengingatkan prajurit agar tidak terjerumus dalam pelanggaran yang berdampak pada kondisi ekonomi dan keharmonisan keluarga, yang pada akhirnya merugikan diri sendiri dan satuan.

“Kita sudah memiliki Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan Delapan Wajib TNI. Itu menjadi komitmen moral yang harus dijalankan setiap hari,” tuturnya.

Dalam mendukung penegakan hukum yang profesional, Budhi juga menekankan pentingnya modernisasi sarana prasarana, dan teknologi informasi guna mempercepat penanganan perkara secara transparan dan akuntabel.

Untuk itu ia mengingatkan para komandan satuan memperkuat pengawasan, serta menjaga sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya agar penurunan angka pelanggaran dapat terus dipertahankan.

“Disiplin adalah nafas prajurit dan harga mati. Dengan niat ibadah, loyalitas, dan keteladanan pimpinan, kepercayaan rakyat kepada TNI akan tetap terjaga,” demikian Budhi.



 

 

 

 

 

 

Sumber : ANTARA

Redaksi
156

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer