MEDIA DEMOKRASI, Kuala Kapuas - Kepolisian Resort (Polres) Kapuas, Kalimantan Tengah, selidiki temuan jasad seorang bayi yang mengapung di pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, tepatnya di Desa Tarantang, Kecamatan Mantangai.
“Kami saat ini masih melakukan penyelidikan temuan bayi itu yang terjadi pada Sabtu (23/8/2025),” kata Kapolsek Mantangai Polres Kapuas AKP Untung Basuki, Kamis (28/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa jasad bayi ditemukan oleh warga yang sedang memancing di sekitar sungai pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, saksi melihat ada benda mencurigakan mengapung di tepian air. Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah jasad seorang bayi berjenis kelamin laki-laki.
“Begitu mendapat laporan, anggota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengevakuasi jasad bayi. Untuk jasad bayi tersebut, sudah dilakukan otopsi di Puskesmas setempat, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Polisi belum dapat memastikan penyebab pasti kematian maupun identitas orang tua dari bayi tersebut. Pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Selain itu, aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melapor. Menurut Kapolsek, kerja sama warga sangat diperlukan agar kasus ini bisa segera terungkap.
“Kami berharap masyarakat bisa membantu memberikan informasi. Saat ini semua kemungkinan masih kami dalami, termasuk apakah ada unsur pidana pembuangan bayi atau tidak,” tambahnya.
Peristiwa penemuan jasad bayi ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan warga Desa Tarantang. Banyak warga yang merasa terkejut sekaligus sedih, karena kasus serupa jarang terjadi di daerah mereka. Polisi berjanji akan bekerja maksimal agar misteri penemuan jasad bayi tersebut segera mendapatkan kejelasan hukum.
Sumber : ANTARA
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer