Pemkab Gunung Mas Cegah Stunting Lewat Program Gemarikan

MEDIA DEMOKRASI, Kuala Kurun - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan stunting lewat program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan.

"Kami bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga -TP PKK- terus menggelorakan program Gemarikan melalui lomba masak serba ikan tingkat kabupaten 2025. Mengonsumsi olahan ikan, maka stunting dapat dicegah dan penanganan kasus dapat ditekan," kata Kepala DPKP Kalteng Eigh Manto saat membuka lomba di Kuala Kurun, Rabu (20/8/2025).

Dia menjelaskan, ikan sebagai salah satu sumber protein hewani merupakan jawaban yang tepat, dalam penyediaan gizi yang sehat dan baik terhadap keluarga.

"Dari dulu hingga sekarang, ahli gizi tidak bosan-bosannya mengingatkan kita untuk selalu mengonsumsi ikan,” katanya.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan konsumsi hasil perikanan adalah dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengolahan hasil perikanan, yakni melalui diversifikasi olahan hasil perikanan.

Lomba ini menjadi upaya untuk meningkatkan nilai konsumsi olahan hasil perikanan, sehingga ikut berperan dalam penanganan penurunan angka stunting di kabupaten bermoto ‘Habangkalan Penyang Karuhei Tatau’ itu.

Ia juga menyebutkan, ikan dapat diolah menjadi berbagai menu hidangan yang menarik seperti sosis, bakso, nugget, dan abon ikan, tentunya tanpa mengabaikan mutu dan kehigienisannya.

“Harapan kita lomba ini akan menghasilkan beragam menu yang inovatif yang berasal dari ide-ide kreatif para peserta, menu yang menarik dengan harga yang terjangkau, mudah diolah, dan bergizi tinggi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gunung Mas Mimie Mariatie Jaya S Monong mengatakan, angka prevalensi stunting di kabupaten setempat pada 2024 berada di angka 14,1 persen.

Ia sangat mendukung lomba masak serba ikan ini, dengan harapan dapat menghasilkan menu-menu masakan yang kreatif dan inovatif, serta meningkatkan kegemaran masyarakat dalam mengkonsumsi ikan, yang akan berdampak positif terhadap upaya penurunan angka stunting.

“Kami mengharapkan nantinya ibu-ibu PKK kecamatan yang menjadi peserta lomba bisa mengembangkan inovasi dari olahan ikan. Bahkan akan lebih baik jika bisa dijual, sehingga menambah pundi-pundi penghasilan rumah tangga,” kata Mimie.

 

 

 

 

 

 

Sumber : ANTARA

Redaksi
298

Featured News

Official Support

Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya

081351921771

mediademokrasi@gmail.com

Follow Us
Foto Pilihan

Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer