MEDIA DEMOKRASI, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah berhasil memenuhi kuota calon murid Sekolah Rakyat sehingga langkah selanjutnya menunggu arahan pemerintah pusat untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
“Untuk perkembangan Sekolah Rakyat di Kotim sejauh ini kami sudah mencapai target untuk calon siswa, bahkan lebih dari 10 persen kuota untuk setiap rombongan belajar (rombel) sesuai permintaan Kementerian Sosial (Kemensos) juga sudah terpenuhi. Berikutnya tinggal menunggu arahan dari pusat,” kata Wakil Bupati Kotim Irawati di Sampit, Rabu (13/8/2025).
Ia mengatakan Sekolah Rakyat di Kotim dibuka untuk dua jenjang pendidikan, yakni SMA sesuai usulan awal Pemkab Kotim dan SD sesuai instruksi susulan dari Kemensos, karena setiap Sekolah Rakyat diwajibkan membuka penerimaan murid jenjang SD.
Kuota awal jumlah murid Sekolah Rakyat di Kotim 100 orang. Jumlah itu dibagi rata untuk jenjang SD dan SMA, yakni masing-masing 50 anak. Jumlah murid ini nantinya dibagi ke dalam dua rombel untuk setiap jenjang pendidikan.
Instruksi terbaru dari Kemensos selain kuota awal tersebut, pemerintah daerah juga harus menyiapkan 10 persen calon murid tambahan, sehingga target calon murid yang harus dipenuhi 55 SD dan 55 SMA.
Keseluruhan target itu telah terpenuhi sehingga saat ini pihaknya menunggu arahan selanjutnya dari pusat, khususnya berkaitan dengan awal operasional Sekolah Rakyat yang diharapkan pada tahun ini.
“Sambil menunggu arahan tersebut kami menyelesaikan renovasi gedung yang akan digunakan sebagai sekolah perintis. Setelah itu selesai akan segera kami sampaikan ke pusat, mungkin dengan begitu kegiatan belajar mengajar bisa dimulai,” ucapnya.
Ia menyebut perkembangan renovasi gedung sekolah perintis sudah mencapai 80 persen dan ditargetkan rampung akhir Agustus 2025. Gedung ini bekas asrama haji di kawasan Islamic Center Sampit di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 3 Sampit.
Sumber : ANTARA
Jalan G Obos IX No. 26 Kota Palangka Raya
081351921771
mediademokrasi@gmail.com
Copyright © 2020 Media Demokrasi All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer